Istilah-istilah dalam sosiologi
1.
Significant others : keluarga menjadi arti lain.
2.
Vested
interested : Pengendalian sosial yang
untuk mengendalikan situasi sehingga tidak mengancam kepentingan-kepentingan
yang telah tertanam kuat.
3.
Anomie
: Kekacauan norma yang terjadi karena tidak adanya aturan-aturan(norma) yang diakui oleh bersama/ tidak dapat
mencapai tujuan-tujuan tersebut karena berbagai keterbatasan sosial.
4.
Kekacauan
norma : Kekacauan yang tidak jelas yang dinamakan anomie.
5.
Enkulturasi
: Membiasakan tindakan dan perilaku sesuai dengan norma yang telah menjadi
miliknya.
6.
Internalisasi
: Menjadikan nilai dan norma yang dipelajari tersebut sebagai milik dasar
7.
Pure
science : Ilmu pengetahuan murni
8.
Applied
science : Ilmu pengetahuan terapan
9.
Empirik
: sosiologi berbicara apa adanya tentang fakta sosial secara analistis.
10. The Rullig class : Sikap terbuka dari golongan biasa
11. Algamasi : Perkawinan percampuran, Misalnya
: antar suku, antar etnis, antar agama,dll.
12. Observasi : Sosiologi bersifat empiris, karena
didasarkan paa pengamatan.
13. Konformis : Menyesuaikan cara hidupnya,
seperti cara berpikir,berperasaan,dan bertindak,
14. Estetika : Nilai kehidupan yaitu nilai yang
bersumber pada perasaan manusia.
15. Positive-incentive : apabila melakukan
perilaku yang tidak
menyimpang(Konforrmis)akan mendapatkan ganjaran dari masyarakat.
16. Ethnosentrisme : Penilaian bahwa kebudayaan kelompok nya lebih
tinggi derajatnya.
17. Primordialisme : Loyalitas yang
berlebihan kepada kelompok bawaan
lahirnya.
18. Prestige : Perbedaan harga diri antara para
pemimpin dengan rakyat dalam masayarakat tradisional
19.
Stimulus
: Sebagai interaksi sosial yang terjadi
,seperti saling bercakap,bertengkar,membenci, dan sebagai interaksi, karena ada
aksi& reaksi.
20.
Mediasi : Penyelesaian konflik melalui pihak ketiga yang netral sebagai
penasehat.
21.
Ajudikasi : Penyelesaian konflik melalui proses hukum(in court).
22.
Displament : Menghindari konflik dengan mengalihkan perhatian.
23.
Koalisi : Penggabungan 2 kelompok atau lebih yang mempunyai tujuan yang
sama.
24.
Objektif : Mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat
atau pandangan pribadi/ tidak memihak.
25.
Rasional : Berpikir secara sehat, ysng lebih mengutamakan (kemampuan)
akal daripada emosi,batin.
26.
Transformasi : Kebudayan yang dipandang luhur yang akan
dipertahankanakelangsungannya dalam masyarakat melalui pewarisan budaya diri
generasi kegenerasi berikutnya.
27.
Barganing : Pertukaran “barang”atau “jasa” diantara 2
individu(kelompok).
28.
Tindakan Afektif: Tindkan yang memperhitungkan perasaan dan emosi.
29.
Karsa dan Etika: Nilai moral yaitu nilai yang bersumber pada unsur
kehendak& kemauan manusia.
30.
Kooptasi : Penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan dan pengambilan
keputusan untuk menghindari kegancanggan stabilitas kelompok.
31.
Impersonalitas : Keberlangsungan tanpa perasaan, hanya berdasarkan
kesadaran dan rasio saja dan tanpa pandang bulu dalampelayanan.
32.
Lingkungan : Keadaan alam tempat manusia saling berinteraksi
33.
Mode : Cara melakukan atau membuat sesuatu yang cenderung yang diikuti
oleh orang yang banyak dalam jangka waktu yang tertentu.
34.
Nilai : sebuah konsep yang menunjukan
pada hal-hal yang dianggap berharaga dalam kehidupan
35.
Kelompok Sosial=Kelompok yang anggotanya mempunyaikesadaran jenis,
berhubungan sosial antar anggota, dan tidak ada kesadaran jenis.
36.
Gregrariousness=Kelompok sosial yang dilatarbelakangi naluri manusia untuk selalu hidup dengan orang lain.
37.
Prestise=Pengaruh.
38.
In Group=Dalam kelompok.
39.
Out Group=Luar dari kelompok
40.
Etnosentrisme=Membanggakan budaya dalam dan menjelek-jelekan budaya luar.
41.
Primary Group=Kelompok kecil yang agak langgeng(permanen) dan yang berdasarkan
saling mengenal secara pribadi antarsesama
42.
Secondary Group=Kelompok formal tidak pribadi dan berciri
kelembagaan
43.
Face To Face Relation=Anggotanya suatu kelompok kecil selalu sering
mengenal
44.
Gesellschaft ( Patembayan)=Ikatan lahir yang bersifat sebagai suatu bentuk
dalam pikiran belaka (imagination) serta strukturnya bersifat mekanis
sebagaimana dapat diumpamakan dengan sebuah mesin
45.
Gemeinschaft ( Paguyuban )=Kehidupan bersama yang setiap anggotanya diikat
oleh sehubungan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal. Dasar hubungan
tersebut adalah rasa cinta dan kesatuan batin yang memang telah dikodratkan.
46.
Wesenwille=Bentuk kemauan yang dikodratkan yang timbul dari keseluruhan
kehidupan alami
47.
Kurwille=Bentuk kemauan yang dipimpin oleh cara berpikir
48.
Intimate=Hubungan menyeluruh yang mesra sekali
49.
Private=Hubungan
bersifat pribadi khusus untuk beberapa orang saja
50.
Exclusive=Hubungan yang ditujukan hanyalah untuk kita saja ,tidak untuk orang
lain diluar kita
51.
Public Life=Hubungan yang bersifat untuk semua orang
52.
Formal Group=Kelompok yang mempunyai peraturan yang tegas dan dengan sengaja
diciptakan oleh anggotanya untuk mengatur hubungan antaranggotanya
53.
Informal Group=Kelompok yang tidak mempunyai struktur dan organisasi biasanya
terbentuk karena pertemuan yang berulang kali menjadi dasar bagi bertemunya
kepentingan dan pengalaman yang sama
54.
Clique=Suatu
kelompok kecil tanpa struktur formal Yang sering timbul dalam kelompok besar
55.
Kelompok Anggota ( Membership Group )=Kelompok yang setiap orang secara fisik
menjadi anggota kelompok tersebut
56.
Kelompok Acuan ( Reference Group )=Kelompok social yang menjadi ukuran bagi
seseorang (bukan anggota kelompok tersebut) membentuk pribadi dan perilakunya
57.
Publik=Kelompok
yang bukan merupakan kesatuan
58.
Kerumunan ( Crowd )=Suatu kelompok social yang bersifat sementara (
temporer )
59.
Acting Crowd=Kerumunan yang bertindak emosional
60.
Immoral Crowd=Kerumunan yang bersifat lembaga
61.
Formal Audiences=Kerumunan yang mempunyai pusat perhatian dan
persamaan tujuan, tetapi sifatnya pasif
62.
Panic Crowd=Orang yang bersama-sama berusaha menyelamatkan diri dari bahaya
63.
Planned Expressive group=Kerumunan yang pusat perhatiannya tidak begitu
penting, tetapi mempunyai persamaan tujuan yang tersimpul dalam aktivitas
kerumunan tersebut serta kepuasan
64.
Inconvenient aggregations=Kerumunan yang bersifat sementara dan kurang
menyenangkan karena kehadiran orang lain tidak diharapkan dalam kerumunan
tersebut demi tercapainya tujuan, biasanya sekumpulan orang yang sedang
mengantri
65.
Spectator Crowd=Sekumpulan orang yang ingin melihat kejadian
tertentu
66.
Multikulturalisme=Sebuah ideologi yang mengagungkan perbedaan budaya
atau sebuah keyakinan yang mengakui dan mendorong terwujudnya pluralisme (
keberagaman ) budaya sebagai suatu corak kehidupan masyarakat
67.
Civic Education=Pendidikan kemasyarakatan
68.
Stigma=Suatu
klaim yang ditujukan kepada orang lain terbentuk karena sebuah pola pikir
69.
Migrant Superiordination=Pola dominan kelompok pendatang atas kehendak
pribumi
70.
Genosida ( Genocide )=Pembersihan / penghapusan etnik
71.
Rasisme=Ideologi
yang didasarkan pada keyakinan bahwa ciri tertentu yang dibawa sejak
lahir menandakan bahwa pemilik ciri itu lebih rendah sehingga mereka
72.
Seksisme=Ideologi yang beranggapan bahwa hal kecerdasan dan kekuatan fisik
laki-laki melebihi perempuan dan perempuan lebih emosional daripada laki-laki
73.
Dekulturasi=Proses luntur atau hilangya kebudayaan pendatang atas kelompok ras
pribumi
74.
Kolektif=Perilaku sejumlah orang guna mencapai tujuan yang dipicu suatu
peristiwa, benda , atau ide
75.
Paternalisme=Bentuk dominasi kelompok ras pendatang atas kelompok ras pribumi
76.
Integrasi=Suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam
masyarakat, tetapi tidak memberikan makna penting pada perbedaan ras tersebut.
77.
Pluralisme=Pola hubungan yang mengenal pengakuan persamaan hak politik dan hak
perdata semua warga masyarakat, tetapi memberikan arti penting lebih besar pada
kemajemukan kelompok ras daripada pola integrasi
78.
White Supermacy=Ideologi rasis yang menganggap bahwa orang kulit
putih lebih unggul daripada orang kulit hitam
79.
Koersi ( Coercion )=Tindakan yang mengandung paksaan
80.
Interaksi Sosial=Suatu hubungan yang terjadi antara individu dengan
individu ,individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok yang terjadi dalam
suatu masyarakat
81.
Intergenerasi=Sesuatu yang terjadi pada beberapa generasi dalam saru garis keturunan
82.
Intragenerasi=Sesuatu yang terjadi pada satu generasi yang sama
83.
Gencatan senjata=Pencegahan permusuhan untuk jangka waktu tertentu,
guna melakukan suatu pekerjaan tertentu yang tidak boleh diganggu
84.
Ajudikasi=Suatu penyelesaian perkara atau sengketa pengadilan
85.
Akulturasi=Pembauran atau perpaduan kebudayaan kelompok ras yang bertemu
86.
Arbitrase=Perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang
memutuskan dan diterima serta ditaati oleh kedua pihak
87.
Diskriminasi=Perlakuan berbeda terhadap orang yang dikelompokkan dalam kategori
khusus
88.
Konsiliasi=Usaha untuk mempertemukan keinginan pihak yang berselisih bagi
tercapainya Suatu persetujuan bersama
89.
Kompromi=Kedua atau semua pihak yang terlibat dalam konflik berusaha mencari
dan mendapatkan jalan tengah, dengan mengurai tuntutan tertentu
90.
Konflik=Suatu
proses social yang dua orang atau kelompok berusaha menyingkirkan pihak lain
dengan jalan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya
91.
Kontravensi=Suatu bentuk proses social yang ditandai oleh gejala adanya
ketidakpastian mengenai diri seseorang atau suatu rencana dan perasaan tidak
suka yang disembunyikan, kebencian atau keraguan terhadap kepribadian seseorang
92.
Mobilitas=Gerak perubahan yang terjadi dalam masyarakat
93.
Masyarakat Majemuk=Suatu masyarakat yang didalamnya terdapat kelompok
yang berbeda bercampur, tetapi tidak berbaur
94.
Mobilisasi Geografik=Adanya kondisi yang susah yang mendorong orang
melakukan urbanisasi, yaitu pindah ke daerah lain yang lebih menguntungkan
secara ekonomi
95.
Mobilitas Sosial=Perpindahan social, gerak social atau gerakan
social yang dapat berbentuk fisik dan nonfisik
96.
Stalemate=Suatu keadaan pihak yang bertentangan memiliki kekuatan setimbang,
namun terhenti pada suatu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya karena
kedua belah pihak sudah tidak mungkin lagi maju atau mundur
97.
Subjugation=Orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang
atau pihak lain untuk menaatinya
98.
Stratifikasi Sosial=Pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam
kelas-kelas secara bertingkat atas dasar kekuasaan, hak-hak istimewa, dan
prestise
99.
Struktur Sosial=Hubungan timbale balik antara posisi dan peranan
100.Solidaritas=Adanya sifat atau rasa senasib dan
sebagainya ; perasaan setia kawan
101.Mediasi=Penghentian pertikaian oleh pihak ketiga
dengan diberikan keputusan yang mengikat
102.Diferensiasi Sosial=Pembedaan penduduk atau warga
masyarakat ke dalam golongan-golongan atau kelompok secara horizontal ( tidak
bertingkat )
103.Stratifikasi Sosial=Pembedaan penduduk atau warga secara
bertingkat ( vertikal )
104.KONPORMITASI=Kesedian seseorang untuk menyesuaikan diri
dengan norma yang ada dalam mewujudkan aspirasi/apa yang dianggap berniali bagi
masyarakat.
105.KONSEP=Simbol yang digunakan untuk memaknai
realitas sosial tertentu.
106.KONTAK=Hubungan dengan orang lain.
107.LEMBAGA SOSIAL=Sistem tata kelakuan dan hubungan yang
berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan
khusus dalam kehidupanmasyarakat.
108.LINGKUNGAN=Keadaan alam tempat manusia saling
berinteraksi.
109.MASALAH SOSIAL=Ketidaksesuaian antara unsur-unsurdalam
kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial atau
mengahambat terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan pokok dari warga kelompok sosial
tersebut, sehingga menyebabkan rusaknya ikatan sosial.
110.MASYARAKAT=Sekelompok individu yang memiliki
kepentingan bersama dan memiliki kebudayaan serta lembaga yang khas.
111.MEDIASI=Upaya pihak ketiga untuk menolong pihak
yangberkomflik.
112.METODE ILMIAH=Cara kerja sistematis untuk mengarahkan
jalannya penelitian mengenai sesuatu hal, dalam hal ini mengenai masyarakat.
113.METODE KUALITATIF=Metode penelitian yang menggunakan
bahan-bahan/ data yeng tidak dinyatakan dalam angka-angka (missal: dengan
kata-kata, gambar, atau symbol-simbol lainnya).
114.METODE KUALITATIF=Metode penelitian yang menggunakan
bahan-bahan/ data yang dapat dinyatakan dalam angka.
115.MODE=Cara melakukan atau membuat sesuatu yang cenderung
diikuti orang banyak dalam jangaka waktu tertentu.
116.MOTIVASI=Pandangan atau pengaruh yang diberikan
oleh seseorang kepada orang lain, sehingga orang lain itu mengikuti pandangan
atau pengaruh tersebut secara kritis dan bertanggung jawab.
117.NILAI=Sebuah konsep yang menunjukan pada hal-hal
yang dianggap berharga dalam kehidupan.
118.NILAI SOSIAL=Hal-hal yang dianggap berharga oleh suatu
masyarakat.
119.NILAI SOSIAL DOMINAN=Nilai sosial yang oleh masyarakat dianggap
lebih penting daripada nilai sosial lainnya
120.NORMA=Serangkaian petunjuk hidup yang berisi
perintah dan larangan yang dilengkapi sanksi bagi pelanggarnya.
121.NORMA SOSIAL =Ukuran (benar/salah, tepat/tidak tepat,
pantas/tidak pantas) perilaku seseorang dalam masyarakat.
122.PEER GROUP=Kelompok pertemanan dengan teman sebaya.
123.PEMBANGUNAN=Menunjukan pada upaya sengaja untuk
mengubah kondisi masyarakat yang kurang baik menuju kondisi masyarakat yang
kurang baik menuju kondisi masyarakat yang lebih baik.
124.PERILAKU SOSIAL=Hubungan antara individu dengan objek sosial
maupun objek non sosial.
125.PERSAINGAN=Usaha untuk melakukan sesuatu secara lebih
baik dibandingkan orang atau kelompok lain dalam dalam mencapai tujuan.
126.SANKSI=Pelakuan tertentu yang sifatnya tidak
mengenakkan atau menimbulkan penderitaan, yang diberikan kepada pihak pelaku,
perilaku menyimpang.
127.SOSIALISASI=Proses pengembangan potensi kemanusiaan
manusia melalui penyerapan nilai-nilai, norma-norma dan beragam aspek
kebudayaan masyarakat seutuhnya.
128.SOSIOLOGI=Studi sistematis mengenai masyarakat
manusia keseluruhannya, baik dalam dimensi statis maupun dinamis.
129.SUGESTI=Pandangan atau pengaruh yang diberikan
oleh seseorang kepada orang lain sehingga orang lain itu menuruti isi pandangan
atau pengaruh isi tersebut.
130.TEORI=Pernyataan-pernyataan yang bertujuan untuk
menjelaskan masalah, tindakan, atau perilaku dalam masyarakat.
131.TOLERANSI=Bentuk akomondasi dimana para pihak setuju
untuk berinteraksi secara damai tanpa penyelesaian persoalan atau perbedaan
diantara mereka.
132.TRADISI=Pengetahuan yang dianggap benar karena
merupakan cara hidup yang sudah sejak lama dipercaya sebagai hal yang benar dan
dipraktikkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
133.USAGE=Cara melakukan sesuatu dalam hubungan
antarindividu dalam masyarakat.
134.Konflik=Perjuangan mengenal nilai dan tuntutan
atas status kekuasaan
135.Gap=Pemisah, jarak interval satu blok dengan blok yang
lain
136.In Group=Individu berasa Ia sepatutnya tergolong
dalam kumpulan.
137.Struktur=Cara bagaimana sesuatu disusun
138.Industrialisasi=Usaha menghidupkan industri supaya jadi
pokok penghidupan negara
139.Kerumunan=Kumpulan individu yang sesaat dan bersifat
cepat hilang
140.Integrasi=Penyatuan atau penyampuran
141.Kohesi=Gaya tarik menarik
142.Okupasional=Orang-orang dalam profesi sejenis
143.Publik=Orang banyak
144.Pendidikan= adalah usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
145.Stratifikasi= melihat berdasar status
146.Diskriminasi=Perbedaan perlakuan terhadap sesama warga
negara
147.Primordialisme=Ikatan atau aturan
148.konsiliasi= pertemuan sukarela menyelesaikan maslah
149.Komunikasi= suatu proses penyampaian informasi
(pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling
mempengaruhi di antara keduanya
150.perbedaan budaya=Pembedaan budaya antar individu
151.interseksi= titik potong atau pertemuan antar anggota
klompok
152.mediasi= suatu proses yang dilakukan oleh mediator
untuk membantu para pihak yang bersengketa dalam bernegosiasi dan berkomunikasi
sehingga tercipta kesepakatan baru
153.multikultural=Masyarakat yang terdiri dari dari dua atau
lebih elemen yang hidup sendiri-sendiri tanpa ada pembauran satu sama lain di
alam satu kesatuan politik.
154.Realitas=paham realisme
155.etnosentrime =paham kesukuan
156.rural urban=Masyarakat Perkotaan
157.asosiasi = pengandaian,pemisalan
158.paguyuban=Ikatan darah
159.Patembayan=Mekanis
160.volunter=Orang-orang yang memiliki kepentingan sama
dalam hal memenuhi kebutuhan para anggotanya secara mandiri tanpa mengganggu
masyarakat umum
161.semu = tidak nyata
162.nyata= terlihat...kasat mata
163.dorongan= memberi suatu daya gerak
164.intragenerasi=Dalam satu generasi yang sama Mobilitas
bisa naik atau turun
165.Dinamik=Bagian ilmu fisika yang mengenai
barang-barang yang bergerak dan tenaga-tenaga yang menggerakkan.
166.Diferensiasi sosial =Hal perbedaan seseorang berdasarkan
perbedaan usia, jenis kelamin dan pekerjaan.
167.integrasi = Mengontrol terhadap konflik.
168.Mobilitas sosial = penurunan status dan peran anggotanya.
169.interpendensi sosial = suatu keadaan di mana kita
memaksakan pendapat kita untuk mengubah pendapat orang lain agar pola piker
orang tersebut sejalan dengan pendapat kita.
170.Dinamika sosial = proses pergerakan atau perubahan segala
tindakan manusia yang diraih dengan proses pembelajaran.
171.interaksi sosial = Suatu tindakan yang terjadi antara dua
objek yang memiliki pengaruh satu sama lain.
172.Stratifikasi = Sitem pelapisan dalam masyarakat kedalam
kelas-kelas secara bertingkat (hirarkis).
173.Proses = Rangkaian suatu tindakan dalam suatu
perubahan.
174.disintegrasi = ketidakharmonisan dalam masyarakat dan
penyimpangan sosial dalam suatu system sosial tertentu.
175.Modernisasi = Suatu bentuk perubahan sosial masyarakat
untuk dapat hidup sesuai dengan tuntutan zaman.
176.intimidasi = Cara unjtuk mengancam seseorang.
177.Kompetisi = Persaingan hidup dimasyarakat sosial .
178.imitasi = Proses belajar dengan mengikuti atau
meniru sikap dan perbuatan orang lain.
179.Revolusi = Perubahan sosial yang berlangsung cepat
di masyarakat.
180.Empati = Kemampuan menempatkat diri pada kerangka
berpikir orang lain.
181.Simpati = Kecendrungan untuk merasa diri
seolah-olahberada dalam keadaan orang lain.
182.Status = Kedudukan seseorang dalam masyarakat.
183.Preventif =Mencegah sesuatu sebelum terjadi.
184.Regresif = berurutan mundur.
185.Koalisi = Persekutuan dalam berkerjasama yang
memeiliki kepentingan sendiri-sendiri.
186.Patrilineal = garis keturunan yang ditarik dari garik
ayah.
187.Matrilineal = garis keturunan yang ditarik dari garis
ibu.
188.Discovery = Proses yang baru.
189.Destruktif = Memusnahkan atau mengahancurkan.
190.Panguyuban = Suatu perkumpulan yang didirikan
orang-orang yang sepaham untuk membina kerukunan diantara anggotanya.
191.Mediasi = Melarai pertikaian yang dilakukan pihak
ketiga tetapi tidak memihak.
192.keluarga = Suatu kelompok kecil yang terdiri dari
ayah dan ibu serta anak-anak.
193.Masyarakat = Kumpulan individu yang berinteraksi
dalam wilayah tertentu dalam kurun waktu tertentu sehingga menciptakan suatu
system.
194.Adat = Pranata yang terdapat dalam masyarakat.
195.Budaya = Exspresi jiwa yang terwujud dalam cara-
cara hidup dan berfikir.
196.Norma = Aturan-aturan yang ditetapkan di
masyarakat.
197.Etika = Nilai kesopanan / moral.
198.Ras = Rumpun bangsa.
199.Perubahan Soial = Perubahan yang berkaitan dengan struktur
sosial dan fungsi sosial.
200.Perbedaan =selisih satu dengan yang lain.
201.Kerja sama = Mel;akukan sesuatu secara bergotong
royang atau bersama-sama agar suatu masalah cepat selesai.
202.Ilmu pengetahuan = Pengetahuan yang disusun secara
sistematis berdasarkan akal pikiran dan bersifat objektif.
203.Asimilisi = dua kelompok yang berbeda kebudayaan dan
saling berhubungan dengan penuh toleransi.
204.Sugesti = Pemberian pandangan atau anjuran
tertentu dengan maksud untuk ditiru orang lain tanpa piker panjang.
205.Individu = Orang atau pribadi
206.Diskriminasi = Perbedaan perlakuan terhadap sesama
warga negara berdasarkan warna kulit, golongan,suku,dan ras
207.Assosiatif = Bersifat asoniasi yaitu persatuan atau
pembentukan hubungan.
208.Akomodasi = Usaha manusia untuk mereddakan pertikaian.
209.Konsiliasi = Mempertemukan pihak-pihak yang berselisih
sehingga tercapai persetujuan bersama.
210.Konflik = Suatu masalah yang timbul akibat
perbedaan paham dan kepentingan yang mendasar antara perorangan atau kelompok.
211.Westernisasi = Perubahan budaya, sosial, ekonomi atau
kehidupan masyarakat yang akhirnya condong kegaya hidup barat.
212.Kompromi = Kerjasama atau negosiasi.
213.ADAT ISTIADAT = Sistem norma yang tumbuh berkembang
dan dijungjung tinggi oleh masyarakat penganutnya.
214.AKAL SEHAT= Pengetahuan yang diperoleh semata-mata
melalui penalaran pribadinya.
215.AKOMONDASI= Proses pencapaian persetujuan sementara
diantara pihak-pihak yang sedang atau mempunyai potensi untuk berkomflik.
216.ALKULTURASI= Proses sosial yang timbul apabila
sekelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan pada unsur-unsur
dari suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur asing itu lambat laun diterima
dan diolah ke dalam kebudayaan sendii, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian
kebudayaan itu.
217.ANOMI= Runtuhnya norma mengenai bagaimana
masyarakat seharusnya bersikap terhadap yang lain. Masyarakat tidak tahu lagi
apa yang bisa diharapkan bagi orang lain.
218.ALBRITRASI= Pihak penengah membuat keputusan yang
disetujui oleh para pihak yang berkomflik.
219.ASIMILASI= Merupakan proses sosial yang terjadi
pada berbagai golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda
setelah mereka bergaul secara intensif, sehingga sifat khas unsur-unsur
kebudayaan golongan-golongan tersebut masing-masing berubah menjadi unsur-unsur
kebudayaan campuran.
220.BAHASA= sistem symbol yang memungkinkan warga
masyarakat berkomunikasi satu sama lain.
221.BUDAYA KEBERLANJUTAN EKOLOGIS= Cara hidup yang
berusaha memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa membahayakan kelangsungan
kehidupan generasi mendatang.
222.COLORE= Mengolah atau mengerjakan tanah (bertani).
223.CULTURE= Berbagai daya upaya manusia untuk mengolah
dan mengubah alam.
224.DAYA DUKUNG ALAM= Jumlah orang yang dapat
diperbaharui kebutuhannya oleh sumber daya alam secara fisik di sebuah wilayah
225.DISIPLIN= Perilaku yang bertujuan untuk memaksa
individu anggota masyarakat untuk patuh.
226.DISORGANISASI KELUARGA= Perpecahan dalam keluarga
yang disebabkan karena anggota keluarga gagal memenuhi kewajiban-kewajiban
sesuai dengan peranan dalam keluarga.
227.DISPLACEMENT= Penyelesaian konflik dengan cara
menggantikannya dengan komflik lain.
228.FAKTA SOSIAL= Kenyataan dalam masyarakat.
229.FOLKWAYS= Kebiasaan suatu kelompok dalam melakukan
suatu hal.
230.GOSIP= Berita yang menyebar belum tentu atau tanpa
berdasarkan pada kenyataan atau fakta.
231.HUBUNGAN SOSIAL= Tindakan beberapa pelaku
berbeda-beda, sepanjang tindakan itu mengandung makna dan diarahkan kepada
tindakan orang lain
232.IDENTIFIKASI= Usaha orang untuk menjadi sama dengan
orang lain.
233.ILMU= Pengetahuan yang diperoleh seseorang melalui
prosedur dan kaidah-kaidah ilmiah.
234.IMAJINASI SOSIOLOGIS= Kesadaran mengenai adanya
hubungan antara keberadaan individu dengan masyarakat luas.
235.IMITASI= Tindakan seseorang meniru sikap,
penampilan, dan bahkan segala sesuatu yang dimiliki orang lain.
236.INOVASI= Upaya untuk mewujudkan aspirasi apa yang
dianggap bernilai dengan cara-cara tidak biasa/ nonkonvesional.
237.INTERAKSI SOSIAL= Proses hubungan antara dua pihak
yang ditandai dengan adanya aksi (tindakan) yang dijawab dengan reaksi
(tindakan balasan).
238.INTERNALISASI= Proses seseorang mempelajari atau
menerima nilai dan norma sosial sepenuhnya sehingga menjadi bagian dari sistem
nilai dan norma yang ada pada diri seseorang.
239.KEBUDAYAAN= Sistem gagasan dan rasa, tindakan,
serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan masyarakat , yang dijadikan
miliknya dengan belajar.
240.KEJAHATAN= Pelanggaran terhadap norma-norma
masyarakat yang secara formal diatur dalam hokum pidana.
241.KELOMPOK= Sekelompok orang yang saling berinteraksi
dengan pola yang telah mapan.
242.KEPRIBADIA= Keseluruhan sikap, perasaan, exspresi,
dan tampramen seseorang. Sikap, perasaan, exspresi, dan tempramer itu akan
terwujud dalam tindakan, dan berkecenderungan berprilaku yang baku atau berpola
dan konsisten sehingga menjadi cirri khas pribadnya.
243.KERAGAMAN HORIZONTAL= Ketidaksamaansosialyang
bersifat sejajar/tidak ada perbedaan tinggi rendahnya.
244.KERAGAMAN VERTIKAL= Ketidaksamaan yang bersifat
berjenjang atau ada perbedaan tinggi-rendah.
245.KERJA SAMA= Usaha bersama antarmanusia untuk
mencapai tujuan bersama.
246.KOMPETISI= Usaha untuk mencapai suatu tujuan dengan
menggunakan cara lebih baik dibandingkan orang atau kelompok lain
247.KOMPROMI= Proses penyelesaian masalah dimana kedua
belah pihak saling menerima, sehingga kedua pihak dalam kondisi yang seimbang.
248.KOMUNIKASI= Proses penyampaian pesan dari seseorang
kepada orang lain melalui berbagai sarana komunikasi.
249.KONFLIK= Proses dimana orang atau kelompok berusaha
memperoleh sesuatu (imbalan tertentu) dengan cara melemahkan atau menghilangkan
pesaing atau competitor lain.
250.Kriminalisasi= suatu perilaku yang semula
dikualifikasikan sebagai peristiwa bukan pidana dan tidak dikenakan sanksi
negatif dibidang pidana, kemudian diberikan kualifikasi pidananya dan sanksi
negatifnya.
251.Dekriminalisasi= suatu perilaku yang semula
dikualifikasikan sebagai peristiwa pidana dan dikenakan sanksi negatif dibidang
pidana, kemudian dihapuskan kualifikasi pidananya dan sanksi negatifnya.
252.Depenalisasi= suatu sanksi negatif yang bersifat
pidana dihilangkan dari akibat suatu perilaku yang ditolak
253.Stigmatisasi= perlakuan pada penyimpang dengan
pemberian cap sehingga ia kehilangan identitas sosialnya.
254.Arbitrage= penyelasaian konflik dengan menyertakan
pihak ke tiga yang di pilih oleh ke dua pihak atau badan yang berkedudukan
lebih tinggi
255.Bargaining= pelaksanaan perjanjian mengenai
pertukaran barang-barang dan jasa antara dua organisasi/lebih
256.Lembaga= badan / organisasi yang melaksanakan
aktifitas
257.Lingkungan= kondiasi disekitar individu yang
mempengaruhi proses sosialisasi
258.Masyarakat tradisional= masyarakat yang lebih
banyak dikuasai /dipengaruhi oleh adat istiadat dan budaya lama yang diwariskan
dairi generasi sebelumnya.
259.Masyarakat modern= masyarakat yang sebagian besar
anggotanya mempunyai orientasi nilai budaya yang mengarah ke kehidupan
peradaban dunia masa kini dan masa yang akan datang Masyarakat transisi ;
masyarakat yang telah meninggalkan sebagian budaya lama dan menggunakan
sebagian budaya baru.
260.Matrilineal unilateral= susunan Nama apabila
dihitung dari ibu
261.Matrilokal= kelurga tersebut bertempat tinggal di
tempat keluarga istr
262.Mediation= penyelesaian konflik oleh pihak ke tiga
yang disepakati bersama namun tidak bersifat mengikat melainkan menasihati
263.Media massa= sarana untuk menggambarkan pesan
informasi dari seseorang kepada orang lain
264.Metode histories= peristiwa di masa lampau untuk
merumuskan prinsip-prinsip secara umum
265.Metode komparatif= membandingkan macam-macam
masyarakat serta bidang-bidangnya untuk mendapatkan perbedaan, persamaan, dan
penyebabnya
266.Metode case study= untuk menelaah suatu keadaan
kelompok, komunitas, lembaga maupun individu
267.Metode kepustakaan= lebih banyak memerlukan
data-data documenter / pendapat para ahli tentang suatu fenomena social dalam
masyarakat
268.Motivasi= dorongan yang mendasari seseorang untuk
bertindak berdasarkan pertimbangan rasionalitas
269.Mores= kebiasaan – kebiasaan yang sudah diterima
menjadi norma pengatur perilaku warga masyarakat
270.Monogamy= apabila dalam keluarga terdapat satu
suami satu istri
271.Nilai= konsep abstrak mengenai segala sesuatu yang
baik,di cita – citakan,penting dan bergunabagi kehidupan manusia menurut ukuran
masyarkat di mana nilai itu dijunjung tinggi
272.Nilai material= nilai segala macam benda yang
berguna bagi manusi
273.Nilai vital= segala sesuatu yang berfungsi untuk
memelihara kehidupan
274.Nilai spiritual= segala hal yang berguna untuk
memenuhi kebutuhan rohani
275.Nilai terencanakan= nilai yang telah menyatu dalam
pribadi seseorang
276.Nilai dominant= nilai yang lebih diutamakan dari
pada nilai-nilai lainnya
277.Nilai sosial= nilai-nilai yang terdapat dalam
kehidupan masyarakat
278.Nilai kesusilaan= nilai yang berkaitan dengan sopan
santun dalam berbagai aktifitas sosial
279.Nilai seni= segala hal yang yang dapat menimbulkan
keindahan
280.Nilai religius= nilai yang bersumber dari
ajaran-ajaran agama
281.Norma= aturan yang mengandung sanksi
282.Norma hukum= hokum formal yang berlaku bagi seluruh
warga Negara tertentu
283.Norma moral= banyak bersumber dadi ajaran agama
284.Norma kelaziman= yang telah lazim bagi setiap warga
masyarakat .
285.Norma khusus= yang sifatnya terbatas
286.Norma agama= yang mengandung peraturan yang sesuai
dengan agama
287.Norma kesopanan= petunjuk yang mengatur bertingkah
laku
288.Norma kesusilaan= salah satu aturan yang berasal
dari ahlak dan hati Norma
289.kebiasaan =tata
aturan seseorang dalam melakukan suatu kegiatan yang di dasarkan pada tradisi
290.Norma social= aturan / ketentuan yang mengikat
kelompok warga dalam masyarakat
291.Nonetik= yang dipersoalkan bukan baik buruknya
fakta tertentu, melainkan tujuanya untuk menjelaskan secara analitis
292.Neolokal= keluarga terebut bertempat tinggal di
tempat yang baru
293.Organisasi= system social yang dibentuk untuk
mencapai tujuan-tujuan tertentu
294.Status= kedudukan seseorang dalam suatu kelompok
dan kaitannya dengan kelompok-kelompok lain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar