Rabu, 21 Maret 2012

istilah istilah sosiologi


Istilah-istilah dalam sosiologi
1.    Significant  others : keluarga menjadi arti lain.

2.    Vested interested :  Pengendalian sosial yang untuk mengendalikan situasi sehingga tidak mengancam kepentingan-kepentingan yang telah tertanam kuat.

3.    Anomie : Kekacauan norma yang terjadi karena tidak adanya aturan-aturan(norma)  yang diakui oleh bersama/ tidak dapat mencapai tujuan-tujuan tersebut karena berbagai keterbatasan sosial.

4.    Kekacauan norma : Kekacauan yang tidak jelas yang dinamakan anomie.

5.    Enkulturasi : Membiasakan tindakan dan perilaku sesuai dengan norma yang telah menjadi miliknya.

6.    Internalisasi : Menjadikan nilai dan norma yang dipelajari tersebut sebagai milik dasar

7.    Pure science : Ilmu pengetahuan murni

8.    Applied science : Ilmu pengetahuan terapan

9.    Empirik : sosiologi berbicara apa adanya tentang fakta sosial secara analistis.

10.  The Rullig class :  Sikap terbuka dari golongan biasa

11.  Algamasi : Perkawinan percampuran, Misalnya : antar suku, antar etnis, antar agama,dll.

12.  Observasi : Sosiologi bersifat empiris, karena didasarkan paa pengamatan.

13.  Konformis : Menyesuaikan cara hidupnya, seperti cara berpikir,berperasaan,dan bertindak,

14.  Estetika : Nilai kehidupan yaitu nilai yang bersumber pada perasaan manusia.

15.  Positive-incentive : apabila melakukan perilaku yang  tidak menyimpang(Konforrmis)akan mendapatkan ganjaran dari masyarakat.

16.  Ethnosentrisme :  Penilaian bahwa kebudayaan kelompok nya lebih tinggi derajatnya.

17.  Primordialisme : Loyalitas yang berlebihan  kepada kelompok bawaan lahirnya.

18.  Prestige : Perbedaan harga diri antara para pemimpin dengan rakyat dalam masayarakat tradisional

19.  Stimulus : Sebagai interaksi  sosial yang terjadi ,seperti saling bercakap,bertengkar,membenci, dan sebagai interaksi, karena ada aksi& reaksi.

20.  Mediasi : Penyelesaian konflik melalui pihak ketiga yang netral sebagai penasehat.

21.  Ajudikasi : Penyelesaian konflik melalui proses hukum(in court).

22.  Displament : Menghindari konflik dengan mengalihkan perhatian.

23.  Koalisi : Penggabungan 2 kelompok atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama.

24.  Objektif : Mengenai keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi/ tidak memihak.

25.  Rasional : Berpikir secara sehat, ysng lebih mengutamakan (kemampuan) akal daripada emosi,batin.

26.  Transformasi : Kebudayan yang dipandang luhur yang akan dipertahankanakelangsungannya dalam masyarakat melalui pewarisan budaya diri generasi kegenerasi berikutnya.

27.  Barganing : Pertukaran “barang”atau “jasa” diantara 2 individu(kelompok).

28.  Tindakan Afektif: Tindkan yang memperhitungkan perasaan dan emosi.

29.  Karsa dan Etika: Nilai moral yaitu nilai yang bersumber pada unsur kehendak& kemauan manusia.

30.  Kooptasi : Penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan untuk menghindari kegancanggan stabilitas kelompok.

31.  Impersonalitas : Keberlangsungan tanpa perasaan, hanya berdasarkan kesadaran dan rasio saja dan tanpa pandang bulu dalampelayanan.

32.  Lingkungan : Keadaan alam tempat manusia saling berinteraksi

33.  Mode : Cara melakukan atau membuat sesuatu yang cenderung yang diikuti oleh orang yang banyak dalam jangka waktu yang tertentu.

34.  Nilai : sebuah konsep yang menunjukan  pada hal-hal yang dianggap berharaga dalam kehidupan

35.  Kelompok Sosial=Kelompok yang anggotanya mempunyaikesadaran jenis, berhubungan sosial antar anggota, dan tidak ada kesadaran jenis.

36.  Gregrariousness=Kelompok sosial yang dilatarbelakangi naluri manusia untuk selalu hidup dengan orang lain.

37.  Prestise=Pengaruh.

38.  In Group=Dalam kelompok.

39.  Out Group=Luar dari kelompok

40.  Etnosentrisme=Membanggakan budaya dalam dan menjelek-jelekan budaya luar.

41.  Primary Group=Kelompok kecil yang agak langgeng(permanen) dan yang berdasarkan saling mengenal secara pribadi antarsesama

42.  Secondary Group=Kelompok formal tidak pribadi dan berciri kelembagaan

43.  Face To Face Relation=Anggotanya suatu kelompok kecil selalu sering mengenal

44.  Gesellschaft ( Patembayan)=Ikatan lahir yang bersifat sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka (imagination) serta strukturnya bersifat mekanis sebagaimana dapat diumpamakan dengan sebuah mesin

45.  Gemeinschaft ( Paguyuban )=Kehidupan bersama yang setiap anggotanya diikat oleh sehubungan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal. Dasar hubungan tersebut adalah rasa cinta dan kesatuan batin yang memang telah dikodratkan.

46.  Wesenwille=Bentuk kemauan yang dikodratkan yang timbul dari keseluruhan kehidupan alami

47.  Kurwille=Bentuk kemauan yang dipimpin oleh cara berpikir

48.  Intimate=Hubungan menyeluruh yang mesra sekali

49.  Private=Hubungan  bersifat pribadi khusus untuk beberapa  orang saja

50.  Exclusive=Hubungan yang ditujukan hanyalah untuk kita saja ,tidak untuk orang lain diluar kita

51.  Public Life=Hubungan yang bersifat untuk semua orang

52.  Formal Group=Kelompok yang mempunyai peraturan yang tegas dan dengan sengaja diciptakan oleh anggotanya untuk mengatur hubungan antaranggotanya

53.  Informal Group=Kelompok yang tidak mempunyai struktur dan organisasi biasanya terbentuk karena pertemuan yang berulang kali menjadi dasar bagi bertemunya kepentingan dan pengalaman yang sama

54.  Clique=Suatu kelompok kecil tanpa struktur formal Yang sering timbul dalam kelompok besar

55.  Kelompok Anggota ( Membership Group )=Kelompok yang setiap orang secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut

56.  Kelompok Acuan ( Reference Group )=Kelompok social yang menjadi ukuran bagi seseorang (bukan anggota kelompok tersebut) membentuk pribadi dan perilakunya

57.  Publik=Kelompok yang bukan merupakan kesatuan

58.  Kerumunan ( Crowd )=Suatu kelompok social yang bersifat sementara ( temporer )

59.  Acting Crowd=Kerumunan yang bertindak emosional

60.  Immoral Crowd=Kerumunan yang bersifat lembaga

61.  Formal Audiences=Kerumunan yang mempunyai pusat perhatian dan persamaan tujuan, tetapi sifatnya pasif

62.  Panic Crowd=Orang yang bersama-sama berusaha menyelamatkan diri dari bahaya

63.  Planned Expressive group=Kerumunan yang pusat perhatiannya tidak begitu penting, tetapi mempunyai persamaan tujuan yang tersimpul dalam aktivitas kerumunan tersebut serta kepuasan

64.  Inconvenient aggregations=Kerumunan yang bersifat sementara dan kurang menyenangkan karena kehadiran orang lain tidak diharapkan dalam kerumunan tersebut demi tercapainya tujuan, biasanya sekumpulan orang yang sedang mengantri

65.  Spectator Crowd=Sekumpulan orang yang ingin melihat kejadian tertentu

66.  Multikulturalisme=Sebuah ideologi yang mengagungkan perbedaan budaya atau sebuah keyakinan yang mengakui dan mendorong terwujudnya pluralisme ( keberagaman ) budaya sebagai suatu corak kehidupan masyarakat

67.  Civic Education=Pendidikan kemasyarakatan

68.  Stigma=Suatu klaim yang ditujukan kepada orang lain terbentuk karena sebuah pola pikir

69.  Migrant Superiordination=Pola dominan kelompok pendatang atas kehendak pribumi

70.  Genosida ( Genocide )=Pembersihan / penghapusan etnik

71.  Rasisme=Ideologi yang didasarkan pada keyakinan bahwa  ciri tertentu yang dibawa sejak lahir menandakan bahwa pemilik ciri itu lebih rendah sehingga mereka

72.  Seksisme=Ideologi yang beranggapan bahwa hal kecerdasan dan kekuatan fisik laki-laki melebihi perempuan dan perempuan lebih emosional daripada laki-laki

73.  Dekulturasi=Proses luntur atau hilangya kebudayaan pendatang atas kelompok ras pribumi

74.  Kolektif=Perilaku sejumlah orang guna mencapai tujuan yang dipicu suatu peristiwa, benda , atau ide

75.  Paternalisme=Bentuk dominasi kelompok ras pendatang atas kelompok ras pribumi

76.  Integrasi=Suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat, tetapi tidak memberikan makna penting pada perbedaan ras tersebut.

77.  Pluralisme=Pola hubungan yang mengenal pengakuan persamaan hak politik dan hak perdata semua warga masyarakat, tetapi memberikan arti penting lebih besar pada kemajemukan kelompok ras daripada pola integrasi

78.  White Supermacy=Ideologi rasis yang menganggap bahwa orang kulit putih lebih unggul daripada orang kulit hitam

79.  Koersi ( Coercion )=Tindakan yang mengandung paksaan

80.  Interaksi Sosial=Suatu hubungan yang terjadi antara individu dengan individu ,individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok yang terjadi dalam suatu masyarakat

81.  Intergenerasi=Sesuatu yang terjadi pada beberapa generasi dalam saru garis keturunan

82.  Intragenerasi=Sesuatu yang terjadi pada satu generasi yang sama

83.  Gencatan senjata=Pencegahan permusuhan untuk jangka waktu tertentu, guna melakukan suatu pekerjaan tertentu yang tidak boleh diganggu

84.  Ajudikasi=Suatu penyelesaian perkara atau sengketa pengadilan

85.  Akulturasi=Pembauran atau perpaduan kebudayaan kelompok ras yang bertemu

86.  Arbitrase=Perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang memutuskan dan diterima serta ditaati oleh kedua pihak

87.  Diskriminasi=Perlakuan berbeda terhadap orang yang dikelompokkan dalam kategori khusus

88.  Konsiliasi=Usaha untuk mempertemukan keinginan pihak yang berselisih bagi tercapainya Suatu persetujuan bersama

89.  Kompromi=Kedua atau semua pihak yang terlibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah, dengan mengurai tuntutan tertentu

90.  Konflik=Suatu proses social yang dua orang atau kelompok berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya

91.  Kontravensi=Suatu bentuk proses social yang ditandai oleh gejala adanya ketidakpastian mengenai diri seseorang atau suatu rencana dan perasaan tidak suka yang disembunyikan, kebencian atau keraguan terhadap kepribadian seseorang

92.  Mobilitas=Gerak perubahan yang terjadi dalam masyarakat

93.  Masyarakat Majemuk=Suatu masyarakat yang didalamnya terdapat kelompok yang berbeda bercampur, tetapi tidak berbaur

94.  Mobilisasi Geografik=Adanya kondisi yang susah yang mendorong orang melakukan urbanisasi, yaitu pindah ke daerah lain yang lebih menguntungkan secara ekonomi

95.  Mobilitas Sosial=Perpindahan social, gerak social atau gerakan social yang dapat berbentuk fisik dan nonfisik

96.  Stalemate=Suatu keadaan pihak yang bertentangan memiliki kekuatan setimbang, namun terhenti pada suatu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya karena kedua belah pihak sudah tidak mungkin lagi maju atau mundur

97.  Subjugation=Orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk menaatinya

98.  Stratifikasi Sosial=Pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat atas dasar kekuasaan, hak-hak istimewa, dan prestise

99.  Struktur Sosial=Hubungan timbale balik antara posisi dan peranan

100.Solidaritas=Adanya sifat atau rasa senasib dan sebagainya ; perasaan setia kawan

101.Mediasi=Penghentian pertikaian oleh pihak ketiga dengan diberikan keputusan yang mengikat

102.Diferensiasi Sosial=Pembedaan penduduk atau warga masyarakat ke dalam golongan-golongan atau kelompok secara horizontal ( tidak bertingkat )

103.Stratifikasi Sosial=Pembedaan penduduk atau warga secara bertingkat ( vertikal )

104.KONPORMITASI=Kesedian seseorang untuk menyesuaikan diri dengan norma yang ada dalam mewujudkan aspirasi/apa yang dianggap berniali bagi masyarakat.

105.KONSEP=Simbol yang digunakan untuk memaknai realitas sosial tertentu.

106.KONTAK=Hubungan dengan orang lain.

107.LEMBAGA SOSIAL=Sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupanmasyarakat.

108.LINGKUNGAN=Keadaan alam tempat manusia saling berinteraksi.

109.MASALAH SOSIAL=Ketidaksesuaian antara unsur-unsurdalam kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial atau mengahambat terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan pokok dari warga kelompok sosial tersebut, sehingga menyebabkan rusaknya ikatan sosial.

110.MASYARAKAT=Sekelompok individu yang memiliki kepentingan bersama dan memiliki kebudayaan serta lembaga yang khas.

111.MEDIASI=Upaya pihak ketiga untuk menolong pihak yangberkomflik.

112.METODE ILMIAH=Cara kerja sistematis untuk mengarahkan jalannya penelitian mengenai sesuatu hal, dalam hal ini mengenai masyarakat.

113.METODE KUALITATIF=Metode penelitian yang menggunakan bahan-bahan/ data yeng tidak dinyatakan dalam angka-angka (missal: dengan kata-kata, gambar, atau symbol-simbol lainnya).

114.METODE KUALITATIF=Metode penelitian yang menggunakan bahan-bahan/ data yang dapat dinyatakan dalam angka.

115.MODE=Cara melakukan atau membuat sesuatu yang cenderung diikuti orang banyak dalam jangaka waktu tertentu.

116.MOTIVASI=Pandangan atau pengaruh yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain, sehingga orang lain itu mengikuti pandangan atau pengaruh tersebut secara kritis dan bertanggung jawab.

117.NILAI=Sebuah konsep yang menunjukan pada hal-hal yang dianggap berharga dalam kehidupan.

118.NILAI SOSIAL=Hal-hal yang dianggap berharga oleh suatu masyarakat.

119.NILAI SOSIAL DOMINAN=Nilai sosial yang oleh masyarakat dianggap lebih penting daripada nilai sosial lainnya

120.NORMA=Serangkaian petunjuk hidup yang berisi perintah dan larangan yang dilengkapi sanksi bagi pelanggarnya.

121.NORMA SOSIAL =Ukuran (benar/salah, tepat/tidak tepat, pantas/tidak pantas) perilaku seseorang dalam masyarakat.

122.PEER GROUP=Kelompok pertemanan dengan teman sebaya.

123.PEMBANGUNAN=Menunjukan pada upaya sengaja untuk mengubah kondisi masyarakat yang kurang baik menuju kondisi masyarakat yang kurang baik menuju kondisi masyarakat yang lebih baik.

124.PERILAKU SOSIAL=Hubungan antara individu dengan objek sosial maupun objek non sosial.

125.PERSAINGAN=Usaha untuk melakukan sesuatu secara lebih baik dibandingkan orang atau kelompok lain dalam dalam mencapai tujuan.

126.SANKSI=Pelakuan tertentu yang sifatnya tidak mengenakkan atau menimbulkan penderitaan, yang diberikan kepada pihak pelaku, perilaku menyimpang.

127.SOSIALISASI=Proses pengembangan potensi kemanusiaan manusia melalui penyerapan nilai-nilai, norma-norma dan beragam aspek kebudayaan masyarakat seutuhnya.

128.SOSIOLOGI=Studi sistematis mengenai masyarakat manusia keseluruhannya, baik dalam dimensi statis maupun dinamis.

129.SUGESTI=Pandangan atau pengaruh yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain sehingga orang lain itu menuruti isi pandangan atau pengaruh isi tersebut.

130.TEORI=Pernyataan-pernyataan yang bertujuan untuk menjelaskan masalah, tindakan, atau perilaku dalam masyarakat.

131.TOLERANSI=Bentuk akomondasi dimana para pihak setuju untuk berinteraksi secara damai tanpa penyelesaian persoalan atau perbedaan diantara mereka.

132.TRADISI=Pengetahuan yang dianggap benar karena merupakan cara hidup yang sudah sejak lama dipercaya sebagai hal yang benar dan dipraktikkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

133.USAGE=Cara melakukan sesuatu dalam hubungan antarindividu dalam masyarakat.

134.Konflik=Perjuangan mengenal nilai dan tuntutan atas status kekuasaan

135.Gap=Pemisah, jarak interval satu blok dengan blok yang lain

136.In Group=Individu berasa Ia sepatutnya tergolong dalam kumpulan.

137.Struktur=Cara bagaimana sesuatu disusun

138.Industrialisasi=Usaha menghidupkan industri supaya jadi pokok penghidupan negara

139.Kerumunan=Kumpulan individu yang sesaat dan bersifat cepat hilang

140.Integrasi=Penyatuan atau penyampuran

141.Kohesi=Gaya tarik menarik

142.Okupasional=Orang-orang dalam profesi sejenis

143.Publik=Orang banyak

144.Pendidikan= adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

145.Stratifikasi= melihat berdasar status

146.Diskriminasi=Perbedaan perlakuan terhadap sesama warga negara

147.Primordialisme=Ikatan atau aturan

148.konsiliasi= pertemuan sukarela menyelesaikan maslah

149.Komunikasi= suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya

150.perbedaan budaya=Pembedaan budaya antar individu

151.interseksi= titik potong atau pertemuan antar anggota klompok

152.mediasi= suatu proses yang dilakukan oleh mediator untuk membantu para pihak yang bersengketa dalam bernegosiasi dan berkomunikasi sehingga tercipta kesepakatan baru

153.multikultural=Masyarakat yang terdiri dari dari dua atau lebih elemen yang hidup sendiri-sendiri tanpa ada pembauran satu sama lain di alam satu kesatuan politik.

154.Realitas=paham realisme

155.etnosentrime =paham kesukuan

156.rural urban=Masyarakat Perkotaan

157.asosiasi = pengandaian,pemisalan

158.paguyuban=Ikatan darah

159.Patembayan=Mekanis

160.volunter=Orang-orang yang memiliki kepentingan sama dalam hal memenuhi kebutuhan para anggotanya secara mandiri tanpa mengganggu masyarakat umum

161.semu = tidak nyata

162.nyata= terlihat...kasat mata

163.dorongan= memberi suatu daya gerak

164.intragenerasi=Dalam satu generasi yang sama Mobilitas bisa naik atau turun

165.Dinamik=Bagian ilmu fisika yang mengenai barang-barang yang bergerak dan tenaga-tenaga yang menggerakkan.

166.Diferensiasi sosial =Hal perbedaan seseorang berdasarkan perbedaan usia, jenis kelamin dan pekerjaan.

167.integrasi = Mengontrol terhadap konflik.

168.Mobilitas sosial = penurunan status dan peran anggotanya.

169.interpendensi sosial = suatu keadaan di mana kita memaksakan pendapat kita untuk mengubah pendapat orang lain agar pola piker orang tersebut sejalan dengan pendapat kita.

170.Dinamika sosial = proses pergerakan atau perubahan segala tindakan manusia yang diraih dengan proses pembelajaran.

171.interaksi sosial = Suatu tindakan yang terjadi antara dua objek yang memiliki pengaruh satu sama lain.

172.Stratifikasi = Sitem pelapisan dalam masyarakat kedalam kelas-kelas secara bertingkat (hirarkis).

173.Proses = Rangkaian suatu tindakan dalam suatu perubahan.

174.disintegrasi = ketidakharmonisan dalam masyarakat dan penyimpangan sosial dalam suatu system sosial tertentu.

175.Modernisasi = Suatu bentuk perubahan sosial masyarakat untuk dapat hidup sesuai dengan tuntutan zaman.

176.intimidasi = Cara unjtuk mengancam seseorang.

177.Kompetisi = Persaingan hidup dimasyarakat sosial .

178.imitasi = Proses belajar dengan mengikuti atau meniru sikap dan perbuatan orang lain.

179.Revolusi = Perubahan sosial yang berlangsung cepat di masyarakat.

180.Empati = Kemampuan menempatkat diri pada kerangka berpikir orang lain.

181.Simpati = Kecendrungan untuk merasa diri seolah-olahberada dalam keadaan orang lain.

182.Status = Kedudukan seseorang dalam masyarakat.

183.Preventif =Mencegah sesuatu sebelum terjadi.

184.Regresif = berurutan mundur.

185.Koalisi = Persekutuan dalam berkerjasama yang memeiliki kepentingan sendiri-sendiri.

186.Patrilineal = garis keturunan yang ditarik dari garik ayah.

187.Matrilineal = garis keturunan yang ditarik dari garis ibu.

188.Discovery = Proses yang baru.

189.Destruktif = Memusnahkan atau mengahancurkan.

190.Panguyuban = Suatu perkumpulan yang didirikan orang-orang yang sepaham untuk membina kerukunan diantara anggotanya.

191.Mediasi = Melarai pertikaian yang dilakukan pihak ketiga tetapi tidak memihak.

192.keluarga = Suatu kelompok kecil yang terdiri dari ayah dan ibu serta anak-anak.

193.Masyarakat = Kumpulan individu yang berinteraksi dalam wilayah tertentu dalam kurun waktu tertentu sehingga menciptakan suatu system.

194.Adat = Pranata yang terdapat dalam masyarakat.

195.Budaya = Exspresi jiwa yang terwujud dalam cara- cara hidup dan berfikir.

196.Norma = Aturan-aturan yang ditetapkan di masyarakat.

197.Etika = Nilai kesopanan / moral.

198.Ras = Rumpun bangsa.

199.Perubahan Soial = Perubahan yang berkaitan dengan struktur sosial dan fungsi sosial.

200.Perbedaan =selisih satu dengan yang lain.

201.Kerja sama = Mel;akukan sesuatu secara bergotong royang atau bersama-sama agar suatu masalah cepat selesai.

202.Ilmu pengetahuan = Pengetahuan yang disusun secara sistematis berdasarkan akal pikiran dan bersifat objektif.

203.Asimilisi = dua kelompok yang berbeda kebudayaan dan saling berhubungan dengan penuh toleransi.

204.Sugesti = Pemberian pandangan atau anjuran tertentu dengan maksud untuk ditiru orang lain tanpa piker panjang.

205.Individu = Orang atau pribadi

206.Diskriminasi = Perbedaan perlakuan terhadap sesama warga negara berdasarkan warna kulit, golongan,suku,dan ras

207.Assosiatif = Bersifat asoniasi yaitu persatuan atau pembentukan hubungan.

208.Akomodasi = Usaha manusia untuk mereddakan pertikaian.

209.Konsiliasi = Mempertemukan pihak-pihak yang berselisih sehingga tercapai persetujuan bersama.

210.Konflik = Suatu masalah yang timbul akibat perbedaan paham dan kepentingan yang mendasar antara perorangan atau kelompok.

211.Westernisasi = Perubahan budaya, sosial, ekonomi atau kehidupan masyarakat yang akhirnya condong kegaya hidup barat.

212.Kompromi = Kerjasama atau negosiasi.

213.ADAT ISTIADAT = Sistem norma yang tumbuh berkembang dan dijungjung tinggi oleh masyarakat penganutnya.

214.AKAL SEHAT= Pengetahuan yang diperoleh semata-mata melalui penalaran pribadinya.

215.AKOMONDASI= Proses pencapaian persetujuan sementara diantara pihak-pihak yang sedang atau mempunyai potensi untuk berkomflik.

216.ALKULTURASI= Proses sosial yang timbul apabila sekelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan pada unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendii, tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu.

217.ANOMI= Runtuhnya norma mengenai bagaimana masyarakat seharusnya bersikap terhadap yang lain. Masyarakat tidak tahu lagi apa yang bisa diharapkan bagi orang lain.

218.ALBRITRASI= Pihak penengah membuat keputusan yang disetujui oleh para pihak yang berkomflik.

219.ASIMILASI= Merupakan proses sosial yang terjadi pada berbagai golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara intensif, sehingga sifat khas unsur-unsur kebudayaan golongan-golongan tersebut masing-masing berubah menjadi unsur-unsur kebudayaan campuran.

220.BAHASA= sistem symbol yang memungkinkan warga masyarakat berkomunikasi satu sama lain.

221.BUDAYA KEBERLANJUTAN EKOLOGIS= Cara hidup yang berusaha memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa membahayakan kelangsungan kehidupan generasi mendatang.

222.COLORE= Mengolah atau mengerjakan tanah (bertani).

223.CULTURE= Berbagai daya upaya manusia untuk mengolah dan mengubah alam.

224.DAYA DUKUNG ALAM= Jumlah orang yang dapat diperbaharui kebutuhannya oleh sumber daya alam secara fisik di sebuah wilayah

225.DISIPLIN= Perilaku yang bertujuan untuk memaksa individu anggota masyarakat untuk patuh.

226.DISORGANISASI KELUARGA= Perpecahan dalam keluarga yang disebabkan karena anggota keluarga gagal memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai dengan peranan dalam keluarga.

227.DISPLACEMENT= Penyelesaian konflik dengan cara menggantikannya dengan komflik lain.

228.FAKTA SOSIAL= Kenyataan dalam masyarakat.

229.FOLKWAYS= Kebiasaan suatu kelompok dalam melakukan suatu hal.

230.GOSIP= Berita yang menyebar belum tentu atau tanpa berdasarkan pada kenyataan atau fakta.

231.HUBUNGAN SOSIAL= Tindakan beberapa pelaku berbeda-beda, sepanjang tindakan itu mengandung makna dan diarahkan kepada tindakan orang lain

232.IDENTIFIKASI= Usaha orang untuk menjadi sama dengan orang lain.

233.ILMU= Pengetahuan yang diperoleh seseorang melalui prosedur dan kaidah-kaidah ilmiah.

234.IMAJINASI SOSIOLOGIS= Kesadaran mengenai adanya hubungan antara keberadaan individu dengan masyarakat luas.

235.IMITASI= Tindakan seseorang meniru sikap, penampilan, dan bahkan segala sesuatu yang dimiliki orang lain.

236.INOVASI= Upaya untuk mewujudkan aspirasi apa yang dianggap bernilai dengan cara-cara tidak biasa/ nonkonvesional.

237.INTERAKSI SOSIAL= Proses hubungan antara dua pihak yang ditandai dengan adanya aksi (tindakan) yang dijawab dengan reaksi (tindakan balasan).

238.INTERNALISASI= Proses seseorang mempelajari atau menerima nilai dan norma sosial sepenuhnya sehingga menjadi bagian dari sistem nilai dan norma yang ada pada diri seseorang.

239.KEBUDAYAAN= Sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan masyarakat , yang dijadikan miliknya dengan belajar.

240.KEJAHATAN= Pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat yang secara formal diatur dalam hokum pidana.

241.KELOMPOK= Sekelompok orang yang saling berinteraksi dengan pola yang telah mapan.

242.KEPRIBADIA= Keseluruhan sikap, perasaan, exspresi, dan tampramen seseorang. Sikap, perasaan, exspresi, dan tempramer itu akan terwujud dalam tindakan, dan berkecenderungan berprilaku yang baku atau berpola dan konsisten sehingga menjadi cirri khas pribadnya.

243.KERAGAMAN HORIZONTAL= Ketidaksamaansosialyang bersifat sejajar/tidak ada perbedaan tinggi rendahnya.

244.KERAGAMAN VERTIKAL= Ketidaksamaan yang bersifat berjenjang atau ada perbedaan tinggi-rendah.

245.KERJA SAMA= Usaha bersama antarmanusia untuk mencapai tujuan bersama.

246.KOMPETISI= Usaha untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan cara lebih baik dibandingkan orang atau kelompok lain

247.KOMPROMI= Proses penyelesaian masalah dimana kedua belah pihak saling menerima, sehingga kedua pihak dalam kondisi yang seimbang.

248.KOMUNIKASI= Proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain melalui berbagai sarana komunikasi.

249.KONFLIK= Proses dimana orang atau kelompok berusaha memperoleh sesuatu (imbalan tertentu) dengan cara melemahkan atau menghilangkan pesaing atau competitor lain.

250.Kriminalisasi= suatu perilaku yang semula dikualifikasikan sebagai peristiwa bukan pidana dan tidak dikenakan sanksi negatif dibidang pidana, kemudian diberikan kualifikasi pidananya dan sanksi negatifnya.

251.Dekriminalisasi= suatu perilaku yang semula dikualifikasikan sebagai peristiwa pidana dan dikenakan sanksi negatif dibidang pidana, kemudian dihapuskan kualifikasi pidananya dan sanksi negatifnya.

252.Depenalisasi= suatu sanksi negatif yang bersifat pidana dihilangkan dari akibat suatu perilaku yang ditolak

253.Stigmatisasi= perlakuan pada penyimpang dengan pemberian cap sehingga ia kehilangan identitas sosialnya.

254.Arbitrage= penyelasaian konflik dengan menyertakan pihak ke tiga yang di pilih oleh ke dua pihak atau badan yang berkedudukan lebih tinggi

255.Bargaining=  pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan jasa antara dua organisasi/lebih

256.Lembaga= badan / organisasi yang melaksanakan aktifitas

257.Lingkungan= kondiasi disekitar individu yang mempengaruhi proses sosialisasi

258.Masyarakat tradisional= masyarakat yang lebih banyak dikuasai /dipengaruhi oleh adat istiadat dan budaya lama yang diwariskan dairi generasi sebelumnya.

259.Masyarakat modern= masyarakat yang sebagian besar anggotanya mempunyai orientasi nilai budaya yang mengarah ke kehidupan peradaban dunia masa kini dan masa yang akan datang Masyarakat transisi ; masyarakat yang telah meninggalkan sebagian budaya lama dan menggunakan sebagian budaya baru.

260.Matrilineal unilateral= susunan Nama apabila dihitung dari ibu

261.Matrilokal= kelurga tersebut bertempat tinggal di tempat keluarga istr

262.Mediation= penyelesaian konflik oleh pihak ke tiga yang disepakati bersama namun tidak bersifat mengikat melainkan menasihati

263.Media massa= sarana untuk menggambarkan pesan informasi dari seseorang kepada orang lain

264.Metode histories= peristiwa di masa lampau untuk merumuskan prinsip-prinsip secara umum

265.Metode komparatif= membandingkan macam-macam masyarakat serta bidang-bidangnya untuk mendapatkan perbedaan, persamaan, dan penyebabnya

266.Metode case study= untuk menelaah suatu keadaan kelompok, komunitas, lembaga maupun individu

267.Metode kepustakaan= lebih banyak memerlukan data-data documenter / pendapat para ahli tentang suatu fenomena social dalam masyarakat

268.Motivasi= dorongan yang mendasari seseorang untuk bertindak berdasarkan pertimbangan rasionalitas

269.Mores= kebiasaan – kebiasaan yang sudah diterima menjadi norma pengatur perilaku warga masyarakat

270.Monogamy= apabila dalam keluarga terdapat satu suami satu istri

271.Nilai= konsep abstrak mengenai segala sesuatu yang baik,di cita – citakan,penting dan bergunabagi kehidupan manusia menurut ukuran masyarkat di mana nilai itu dijunjung tinggi

272.Nilai material= nilai segala macam benda yang berguna bagi manusi 

273.Nilai vital= segala sesuatu yang berfungsi untuk memelihara kehidupan

274.Nilai spiritual= segala hal yang berguna untuk memenuhi kebutuhan rohani

275.Nilai terencanakan= nilai yang telah menyatu dalam pribadi seseorang

276.Nilai dominant= nilai yang lebih diutamakan dari pada nilai-nilai lainnya

277.Nilai sosial= nilai-nilai yang terdapat dalam kehidupan masyarakat

278.Nilai kesusilaan= nilai yang berkaitan dengan sopan santun dalam berbagai aktifitas sosial

279.Nilai seni= segala hal yang yang dapat menimbulkan keindahan

280.Nilai religius= nilai yang bersumber dari ajaran-ajaran agama

281.Norma= aturan yang mengandung sanksi

282.Norma hukum= hokum formal yang berlaku bagi seluruh warga Negara tertentu

283.Norma moral= banyak bersumber dadi ajaran agama

284.Norma kelaziman= yang telah lazim bagi setiap warga masyarakat.

285.Norma khusus= yang sifatnya terbatas

286.Norma agama= yang mengandung peraturan yang sesuai dengan agama

287.Norma kesopanan= petunjuk yang mengatur bertingkah laku

288.Norma kesusilaan= salah satu aturan yang berasal dari ahlak dan hati Norma

289.kebiasaan =tata aturan seseorang dalam melakukan suatu kegiatan yang di dasarkan pada tradisi

290.Norma social= aturan / ketentuan yang mengikat kelompok warga dalam masyarakat 

291.Nonetik= yang dipersoalkan bukan baik buruknya fakta tertentu, melainkan tujuanya untuk menjelaskan secara analitis 

292.Neolokal= keluarga terebut bertempat tinggal di tempat yang baru 

293.Organisasi= system social yang dibentuk untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu

294.Status= kedudukan seseorang dalam suatu kelompok dan kaitannya dengan kelompok-kelompok lain